Wisata Religius

Gorontalo, Seruu.Com - Desa Bubohu atau lebih dikenal dengan Desa Bongo Kecamatan Batudaa Pantai, Kabupaten Gorontalo merupakan sebuah desa yang terletak di pesisir teluk tomini. Berbatasan langsung dengan wilayah Kelurahan Tanjung Kramat Kota Gorontalo.

 
Desa yang berpenduduk lebih kurang 3.200 jiwa atau 850 kk ini menyebar di 5 (lima) dusun, dusun timur, dusun tengah, dusun barat, dusun tenilo dan dusun wapalo pada tahun 2004 di tetapkan oleh Pemerintah Provinsi Gorontalo sebagai Desa Wisata Religius dengan pesona wisata budayanya yang spektakuler. Selain memiliki keunikan budaya, Desa Bubohu memiiki aset pariwisata alam dan religius lainnya.
 
Suasana religius, berpadu dengan warna warni kebudayaan, kebersahajaan penduduknya dan suasana alam yang asri terasa begitu anda mengunjungi desa ini.
 
Desa wisata Bongo mempunyai banyak nilai sejarah dan merupakan salah satu tempat wisata yang sangat cocok bagi mereka yang berminat mempelajari dan mengetahui lebih dalam mengenai sejarah dari desa ini.
 
Ada banyak obyek bisa dinikmati di sini, sebut saja pesantren alam yang dirimbuni pepohonan ringan, dengan dua kolam renang berbentuk unik, bernama kolam santri dan kolam asmaul husna, bisa diakses cuma-cuma oleh siapapun. Pesantren ini dihuni oleh 600 santri yang terdiri dari penduduk setempat, selain agama, pelestarian kebudayaan juga turut diajarkan.
 
Di tempat yang sama, juga terhampar ratusan fosil kayu yang ditata serupa karya instalasi seni, yang dinamakan sebagai museum fosil kayu.
 
Salah satu yang fenomenal masjid Walima emas, berdiri tersendiri di atas bukit berketinggian sekitar 250 kaki di atas permukaan laut.pengunjung diajak menyaksikan pemandangan menakjubkan, berupa hamparan luas samudera dan perbukitan dengan pemukiman penduduk serta jejeran perahu nelayan di bawahnya.
 
Masjid berukuran 10 kali 10 meter persegi ini terdiri dari dua lantai, lantai kedua langsung beratapkan langit. Di sisi tangga Masjid, juga dibangun kalender hijriyah yang diklaim terbesar di dunia, berupa jejeran balok –balok semen berukuran besar yang diberi nama bulan dalam sistem penanggalan Islam.
 
Bagi wisatawan yang ingin menyaksikan Wisata Budaya Walima, sebaiknya berkunjung pada saat perayaan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, atau pada setiap tanggal 12 Rabiul Awal. Jarak tempuh ke Desa Wisata Religius Bubohu dari Bandara Jalaluddin hanya memakan waktu hampir 2 jam. Jarak dari ibukota Provinsi Gorontalo dapat di tempuh dengan waktu lebih kurang 20 menit dengan menggunakan kenderaan roda dua dan roda empat. Jalan berliku – liku serta menanjak di lereng bukit akan menemani perjalanan Anda. Pengunjung juga dapat menyaksikan pemandangan alam Teluk Tomini yang terhampar luas.
 
Untuk mendukung program pemerintah provinsi gorontalo dalam bidang pariwisa, maka di Desa Bubohu ini telah dibangun beberapa aset pariwisata sebagai daya tarik pengunjung, baik domestik maupun mancanegara, di antaranya :
 
1. Masjid Walima Emas yang terletak di puncak bukit. Dengan kubah masjid berbentuk Walima yang terang dan bersinar ketika menjelang malam.
2. Kalender Islam atau Kalender Hijriah terbesar di dunia yang terdapat di Masjid Walima Emas.
3. Kolam Miem, Sebuah kolam dengan air pegunungan alami, yang dingin dan sejuk. Kolam yang terletak di puncak bukit dan bersebalahan dengan Masjid Walima Emas.
4. Kolam renang santri gratis dengan air mancur tanpa mesin.
5. Pesona Gunung Tidur, pas buat pengunjung yang punya hobby out bond.
6. Pantai Dulanga dengan pesona alamnya yang eksotik.
7. Cendera Mata khas Desa Wisata Religius Bubohu, yakni kue kolombengi khas walima dan sarung putih walima yang telah dikemas secara profesional.
8. Pasar Subuh, Pasar tradisional di Desa Bubohu, yang sampai saat ini sebagian pedagang dan pembelinya masih menggunakan sistem barter atau metode pertukaran barang dengan barang.
 
Bagi Anda yang ingin menghabiskan waktu liburan panjang, tidak perlu khawatir, karena di daerah ini Anda bisa tinggal ataupun menginap di sekitar desa. Walaupun dari luar terlihat seperti rumah adat dan rumah warga, tetapi di dalamnya terdapat fasilitas yang cukup memuaskan dan sangat nyaman. Di sana dihiasi air mancur dan kolam renang, tanpa dipungut biaya, dan disediakan bagi para wisatawan dan pengunjung. Tidak ada biaya tiket yang perlu Anda keluarkan, karena sudah dibiayai oleh pemerintah setempat. Sungguh menarik bukan? Jadi, jangan lewatkan kesempatan mendatangi Taman Wisata Bongo apabila Anda sedang berkunjung ke Gorontalo. (GS)
 

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: (0 rates)
Rating
KOMENTAR SERUU