Seruu.com -  Pertamina tidak hanya memberi perhatian khusus terhadap pasokan bahan bakar minyak (BBM) di jalur mudik sepanjang wilayah Pulau Dewata, namun juga kawasan wisata yang selalu ramai saat musim liburan Idul Fitri.


"Kami menjamin pasokan akan tetap aman baik kendaraan yang mengangkut wisatawan ataupun pemudik," kata Sales Area Manager Pertamina Bali-Nusa Tenggara Barat, Iin Febrian, di Denpasar, Minggu.


Kawasan wisata yang ada di Pulau Dewata tersebar hampir di seluruh kabupaten/ kota, sedangkan jalur mudik mulai dari Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, sampai Pelabuhan Padangbai, Kabupaten Karangasem.


Sepanjang jalur pariwisata ada sebanyak 10 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), untuk pemudik sekitar 36 unit.  Menurut Iin, selama ini distribusi dan pasokannya tetap tersalurkan dengan baik tidak ada kendala yang berarti.


"Sampai sekarang kami belum menerima keluhan atau aduan dari pihak SPBU di jalut tersebut yang mengalami kekurangan pasokan bensin," ujarnya.


Pemberian perhatian khusus kepada jalur pariwisata itu guna mengantisipasi ramainya pelancong yang datang ke Bali saat musim liburan Lebaran nanti.


Menurut Iin, di puluhan SPBU tersebut belum ada yang mengeluhkan tentang pasokan dan distribusi BBM. Hingga saat ini, stok BBM masih dalam kondisi aman baik jenis premium, pertamax ataupun solar.


Berdasarkan data terakhir yang dimilikinya, persediaan solar sebanyak 10.500 kilo liter, untuk stok premium tercatat mencapai 20.300 kilo liter, dan pertamax berjumlah 835 kilo liter.


Seperti diketahui kebutuhan BBM di Pulau Dewata, rata-rata per harinya mencapai 2.300 kilo liter premium dan 700 kilo liter solar dan 12 kilo liter pertamax. [ndis]

KOMENTAR SERUU