Gunung Gede Pangrango

Sukabumi, Seruu.Com - Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP), sejak pukul 00.00 WIB Rabu (1/8/2012), melarang aktivitas pendakian ke dua gunung yang berada di wilayah tiga kabupaten itu.

"Seluruh kegiatan yang menyangkut pendakian secara resmi kami tutup sesuai dengan Surat Keputusan Kepala Balai Besar TNGGP nomor SK.234/11-TU/3/2012 tanggal 17 Juli 2012 tentang penutupan pendakian," kata Kepala BBTNGGP, Agus Wahyudi, Rabu (1/8/2012).

Menurut Agus, sejak Rabu pagi, para pendaki sudah meninggalkan lokasi pendakian baik yang berada di puncak maupun yang di jalur pendakian. Selain itu, seluruh pendaki dikawal oleh petugas TNGGP saat turun gunung khawatir ada pendaki yang tertinggal atau tersasar.

Sekarang Gunung Gede dan Pangrango sudah tidak ada lagi aktivitas pendakian, tetapi hanya warga sekitar saja yang diperbolehkan mendaki gunung untuk mencari kayu bakar. "Penutupan ini kami lakukan selama satu bulan penuh di Agustus ini sejak 1 Agustus sampai 31 Agustus," tambahnya.

Dikatakannya, penutupan sementara aktifitas pendakian ini dalam rangka pemulihan ekosistem dan pencegahan kebakaran hutan. Selain itu untuk memberikan kesempatan kepada flora dan fauna disepanjang jalur pendakian untuk pemulihan kondisi dan adanya peringatan dari BMKG bahwa curah hujan pada Agustus sangat rendah sehingga memungkinkan timbulnya bencana kebakaran hutan.

"Kami pun memperketat di pintu masuk pendakian yakni Pintu Cibodas, Cianjur, Pintu Gunung Putri, Bogor dan Pintu Selabintana, Sukabumi, yang tujuannya untuk mengantisipasi adanya pendaki yang nekad menerobos masuk ke Gede dan Pangrango," kata Agus.

Namun, untuk kegiatan wisata lainnya seperti wisata air terjun Cibeureum di Cibodas, Curug Cibeureum di Selabintana, Situ Gunung di Sukabumi dan lain sebagainya, masih terbuka untuk umum."Kami pun mengimbau kepada warga atau wisatawan yang datang ke lokasi wisata lainnya untuk tetap menjaga kondisi kebersihan dan keamanan obyek wisata," demikian Agus. [ant]

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: (0 rates)
Rating
KOMENTAR SERUU