Monumen Washington

Washington, Seruu.Com - Perbaikan Monumen Washington, salah satu landmark ibu kota Amerika Serikat, bisa membuat monumen tersebut ditutup selama 18 bulan ke depan, kata juru bicara Pelayanan Taman Nasional Amerika Serikat.

Monumen tersebut telah ditutup untuk publik sejak Agustus 2011 setelah dihantam gempa yang cukup kuat.

Tahun lalu, para insinyur memperhitungkan bahwa bangunan dengan tinggi 169 meter tersebut mengalami kerusakan paling besar pada bagian antara ketinggian 145 meter dan 161 meter.

"Sulit untuk mencapai sana dan memperbaikinya," kata Carol Johnson kepada wartawan, Senin.

Proses perbaikan itu sangat mungkin akan menggunakan scaffolding yang sangat besar yang dibangun di sekitar monumen dari bawah sampai atas.

Biaya untuk proyek tersebut diperkirakan 15 juta dolar AS dan perbaikan mungkin dimulai pada awal September.

Separuh biaya tersebut akan menggunakan dana pemerintah sementara separuhnya merupakan dana dari pengusaha Washington David Rubenstein.

Pada 23 Agustus 2011, gempa dengan magnitudo 5,8 dan berpusat di Virginia mengguncang monumen yang terbuat dari granit dan marmer tersebut sehingga menyebabkan struktur yang dibuat dari tahun 1848 hingga 1884 itu retak cukup dalam di dekat bagian puncak dan kehilangan sejumlah bagian.

Para pengunjung yang berada di dalam museum tidak ada yang mengalami luka serius karena gempa tersebut.

Gempa tersebut merusak sejumlah bangunan antara lain Katedral Nasional Washington, yang bisa saja membutuhkan waktu sepuluh tahun untuk memperbaikinya. Namun, katedral tersebut tetap dibuka untuk umum, demikian RIA Novosti. [ant]

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: (0 rates)
Rating
KOMENTAR SERUU