Seruu.Com - China berencana memulai proyek pariwisata senilai 30 juta Yuan di kota Lhasa, kata media pemerintah China.  Ini adalah usaha China untuk mendatangkan turis ke Tibet.

Wilayah ibukota Tibiet akan dibangun  taman rekreasi, distrik komersial dan wilayah pemukiman, kata Wakil Walikota Lhasa Ma Xinming kepada kantor berita China Xinhua.

Konstruksi proyek pertama di pusat kota Lhasa akan memakan waktu lima tahun.

Kekerasan pernah terjadi di Lhasa akibat kerusuhan anti pemerintah pada 2008 yang kemudian membuat pemerintah menjaga ketat kota ini.

Warga Tibet terus mmengalami pergesekan panjang dengan konstitusi China di wilayah dataran tinggi Himalaya yang luas itu. Anggapan bahwa China telah menghalangi kebebasan beragama dan budaya Tibet mulai berkurang.

Beijing mengklaim warga Tibet telah menikmati kebebasan beragama dan mendapat banyak keuntungan dengan naiknya standar hidup akibat kemajuan ekonomi China. [ant]
 

KOMENTAR SERUU