Ndolalak lentara Jawa (Foto: Prayitno/Seruu.com)

Purworejo, Seruu.com – Sepuluh penari dan 15 pengrawit dengan sigap membawakan tarian khas kabupaten Purworejo (Jateng), Dolalak. Tarian Dolalak tersebut oleh penggarapnya, Melania Sinaring Puteri SSn diberi judul Dolalak Lentera Jawa.

Melania mengatakan, lakon Dolalak Lentera Jawa ini mewakili Duta Seni Pelajar Jateng untuk mengikuti perhelatan di panggung terbuka Candi Prambanan 10-13 mendatang pada acara Duta Seni Pelajar Se-Jawa Bali dan Lampung.

"Dolalak Lentera Jawa digarap selama hampir dua bulan. Sebagian besar penari yang merupakan perwakilan dari sekolahnya belum pernah menarikan tari Dolalak. Hanya tiga penari yang benar-benar telah menguasai tarian Dolalak," ujar Melania, Minggu (8/7/2012).

Menurut Melania, bila selama ini pengrawitnya dimainkan oleh orang dewasa dari Kelompk Dolalak Budi Santoso dari Desa Kaliharjo Kecamatan Kaligesing, untuk garapan kali ini pengrawitnya para pelajar. Para pelajar yang belum menguasai alat musik Dolalak itu dilatih selama hampir dua bulan.

"Pentas di pendapa Purworejo kali ini untuk pamitan kepada warga Purworejo sekaligus mengevaluasi bila masih ada kelemahan di beberapa bagian. Kami mohon doa restu semoga kami sukses dalam mengenalkan budaya Purworejo dalam mewakili Jateng," ujar Melania.

Melania merinci, para penari maupun pengrawit itu diambil dari perwakilan siswa SMA Negeri 1, 2, 3, 5, 6, 7, 6, MAN, dan SMK YPP Purworejo.

Sementara itu menurut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo Drs Bambang Aryawan MM, Dolalak Lentera Jawa sebagai Duta Seni Pelajar Jateng ini untuk mengenalkan kesenian Purworejo dan Jateng di kancah nasional.

”Garapan tari Dolalak ini sebagai bukti nyata dalam rangka melestarikan seni budaya dan memberikan kesempatan kepada para pelajar untuk meningkatkan apresiasinya terhadap budayanya sendiri," ujar Bambang. [py]

KOMENTAR SERUU