timbulun Solok (Istimewa)
"Jika potensi pariwisata di daerah ini dibenahi akan bisa menggenjot wisatawan untuk berkunjung dan secara bertahap akan memberikan keuntungan secara ekonomi bagi daerah dan masyarakat,"

Arosuka, Sumbar, Seruu.com - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat Bachtul Bachtiar meminta Pemerintah Kabupaten Solok menggenjot pengembangan sektor pariwisata.

"Jika potensi pariwisata di daerah ini dibenahi akan bisa menggenjot wisatawan untuk berkunjung dan secara bertahap akan memberikan keuntungan secara ekonomi bagi daerah dan masyarakat," kata anggota DPRD asal pemilihan Kabupaten Solok itu.

Menurut dia, Pemkab Solok seharusnya mempercepat pengembangan sektor pariwisata dan menjadikannya sebagai lokomotif utama pertumbuhan dan pengembangan ekonomi daerah.

"Hal ini memungkinkan karena daerah ini memiliki potensi pariwisata yang dapat diandalkan," katanya.

Menurut Bachtiar berbagai potensi pariwisata yang ada seperti Danau Singkarak, Danau Atas, Danau Bawah, dan lainnya bisa menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk berkunjung ke Kabupaten Solok.

"Tentunya untuk memikat wisatawan agar berkunjung terlebih dahulu perlu dilakukan pembenahan terutama infrastruktur pariwisata," ujarnya.

Ia mengungkapkan saat ini 22 dari 74 nagari atau desa adat yang ada di Kabupaten Solok masih tergolong terisolir karena belum memiliki akses jalan yang layak dan sebahagian juga belum memiliki akses telekomunikasi.

"Jika nantinya sektor pariwisata di daerah ini maju dan berkembang akan bisa menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD), dan secara perlahan nagari tertinggal ini bisa dibebaskan dari status keterisolasian itu," katanya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Solok, Jasman Rizal mengatakan, jajarannya sedang berupaya keras mencarikan jalan untuk pembenahan objek wisata di daerah itu.

"Mengingat anggaran daerah yang terbatas kita berupaya menggaet investor agar menanamkan modalnya untuk mengembangkan potensi pariwisata di daerah ini," ujarnya.[ant/ast]

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: (0 rates)
Rating
KOMENTAR SERUU