Terumbu Karang (Istimewa)
"Hingga akhir 2011, terumbu karang di perairan laut NTT yang rusak serius mencapai 23,5 persen dan yang kondisinya rusak sedang sebanyak 58,8 persen,"

Kupang. Seruu.com - Ekosistem terumbu karang di wilayah perairan Nusa Tenggara Timur (NTT) terus terancam akibat aktivitas manusia yang merusak karang seperti melakukan penangkapan ikan menggunakan bom dan potasium.

"Hingga akhir 2011, terumbu karang di perairan laut NTT yang rusak serius mencapai 23,5 persen dan yang kondisinya rusak sedang sebanyak 58,8 persen," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Nusa Tenggara Timur, Andreas Jehalu, di Kupang, Minggu (10/6/2012.

Artinya kata Jehalu, saat ini terumbu karang di NTT yang kondisinya masih baik hanya sekitar 17,6 persen saja.

Ia mengatakan hal itu berkaitan dengan perayaan "Coral Triangle Day" atau Hari Segitiga Terumbu Karang untuk kali pertama pada 9 Juni 2012 di beberapa lokasi dalam area Coral Triangle.

Jehalu mengatakan, keragaman terumbu karang di NTT cukup banyak dan potensinya hampir merata di semua perairan wilayah ini.

Namun, lanjutnya, ekosistem ini terancam dan kebanyakan rusak karena ulah manusia atau oknum tidak bertanggungjawab dalam mencari hasil laut.[ant/ast]

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: (2 rates)
Rating
KOMENTAR SERUU