Menparekraf, Mari Elka Pangestu (Budpar.go.id)

Seruu.com - Tour de Singkarak (TdS) merupakan cerminan persatuan antar kota dan kabupaten di Sumatera Barat. Pada penyelenggaraannya yang ke empat tahun ini, TdS melibatkan 14 kabupaten dan kota di Sumatera Barat. “Saya bisa merasakan antusiasme seluruh masyarakat dan peserta yang hadir dalam pembukaan etape pertama TdS 2012. Penyelenggaraannya yang melibatkan 14 kabupaten dan kota ini menunjukan Sumatera Barat  in Cooperated yang juga bagian Indonesia  in Cooperated,” kata Menparekraf, Mari Elka Pangestu pada saat pembukaan etape  pertama TdS (4/6/2012)  pada titik start di Sawahlunto.

Ia mengaku berbahagia menyaksikan keterlibatan masyarakat setempat dalam memeriahkan TdS 2012. “Suasana di sini meriah sekali. Kami sangat suka melihat antusiasme masyarakat untuk menyambut dan menyaksikan TdS sehingga jalan-jalan yang dilalui para peserta balap sepeda pun semakin semarak,” ujarnya lagi.

Lebih jauh, Meparekraf berharap agar kabupaten dan kota di Sumatera Barat mau melakukan perlombaan untuk dapat menjadi tuan rumah penyelenggaraan pembukaan TdS. “Kami berharap agar pemerintah kabupaten dan kota Sumatera Barat mau bersaing secara sehat untuk bisa menjadi tuan rumah penyelenggaraan pembukaan TdS tahun depan sehingga penyelenggaraannya lebih meriah,” katanya sebagaimana diwartakan laman budpar.go.id.

Ia menuturkan, kedatangan rombongan pebalap sepeda ini dapat memberi kontribusi bagi pengembangan daerah wisata di Sumatera Barat. “Para peserta yang berjumlah antara 200-300 orang ini  akan menetapkan di sini.  Artinya, keberadaan mereka bisa ikut mengoptimalkan promosi pariwisata daerah,” tambah Mari. Selain memberikan peluang pendapatan wisata daerah, penyelenggaraan TdS juga dapat menjadi salah satu upaya untuk mengangkat image Sumatera Barat.

Sumatera Barat merupakan salah satu daerah yang sedang dikembangkan untuk menjadi salah satu pilihan destinasi wisata. Sementara itu, Kemenparekraf juga sedang mengembangkan tujuh wisata minat khusus, salah satunya wisata olahraga yang salah satunya terwujud dalam TdS sehingga memungkinkan peserta untuk bersepeda sambil menikmati keindahan alam dan mengenal kehidupan masyarakat di Sumatera Barat.

TdS merupakan salah satu kegiatan tahunan yang banyak diincar oleh wisatawan mancanegara. Oleh sebab itu, Menparekraf memberi apresiasi terhadap TdS yang semakinmeriah setiap tahunnya. “Semoga grade TdS yang berada pada angka 2,2 bisa meningkat menjadi 2,1,” tutup Mari. Sebanyak 25 tim yang terdiri dari 150 pebalap siap merebut juara di etape perdana ini di kota Sawahlunto, yang terdiri dari 16 tim mancanegara dan 9 tim Indonesia. [mdi]

KOMENTAR SERUU