Gunung Soputan (Istimewa)
"Setelah peningkatan statusnya, kami masih menutup kawasan Gunung Soputan untuk aktivitas pendakian karena dapat membahayakan keselamatan pendaki,"

Manado, Seruu.com - Gunung Soputan di Kabupaten Minahasa Selatan, Provinsi Sulawesi Utara, masih tertutup bagi pendakian menyusul peningkatan status aktivitas vulkanik gunung itu dari waspada level II menjadi siaga level III.

"Setelah peningkatan statusnya, kami masih menutup kawasan Gunung Soputan untuk aktivitas pendakian karena dapat membahayakan keselamatan pendaki," kata staf Pos Pengamatan Gunung Soputan di Desa Maliku, Kabupaten Minahasa Selatan, Fandy, di Manado, Senin (4/6/2012).

Dia mengatakan, pos pengamatan sangat berharap kerja sama dengan pemerintah kelurahan atau desa yang biasanya menjadi pintu masuk pendakian ke areal Gunung Soputan.

"Begitupun dengan pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan, Kabupaten Minahasa dan Kabupaten Minahasa Tenggara, untuk terus mengkomunikasikan kepada masyarakatnya agar tidak melakukan aktivitas di radius bahaya yang ditetapkan," katanya.

Ancaman letusan Gunung Soputan, kata Fandy, selain material debu vulkanik juga kerap kali disertai dengan luncuran awan panas.

"Kami menetapkan radius bahaya Gunung Soputan yaitu enam kilometer. Mudah-mudahan daerah rawan bencana ini bisa dipatuhi warga serta pendaki yang berasal dari luar daerah," ungkapnya.

Aktivitas kegempaan vulkanik yang masih terekam, kata dia, terus berfluktuatif setiap harinya.

Pada tanggal 1-3 Juni 2012, frekwensi kegempaan vulkanik yang terekam sebanyak 46 kali.

Sedangkan gempa-gempa guguran yang terjadi di dalam kawah, kata dia, mencapai hingga 60 kali pada Minggu (3/6).

"Status Gunung Soputan masih siaga level III. Dengan daerah rawan bencana sejauh enam kilometer, itu masih cukup aman bagi permukiman warga yang rata-rata berada pada radius 9 kilometer," ungkapnya.[ant/ast]

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: (0 rates)
Rating
KOMENTAR SERUU