Ilustrasi (Istimewa)

Malaysia, Seruu.com - Meskipun batik diakui UNESCO sebagai warisan budaya Indonesia, Malaysia juga memiliki batiknya sendiri. Wisatawan bisa membeli dan melihat langsung proses pembuatannya di Kelantan dan Trengganu.

Tradisi batik yang mengakar di Indonesia punya dampak kuat terhadap negara-negara tetangga. Karena berada dalam rumpun yang sama, rupanya tradisi ini cukup bersinggungan. Salah satu buktinya adalah tradisi batik yang dimiliki Malaysia.

"Proses pembuatannya pun sama. Dengan lilin dan canting yang banyak digunakan oleh negara-negara di Asia," tutur CEO Jendela Batik Kuala Lumpur, Faisol Abdullah kepada detikTravel dalam acara Malaysian Charity High Tea di Grand Ballroom Hotel Shangri-La, Jl Jend Sudirman Kav 1, Jakarta, Kamis (31/5/2012).

Sekilas, batik Malaysia memang tampak mirip dengan milik Indonesia. Ada banyak warna yang digunakan, serta menutupi banyak bagian tubuh. Perbedaannya hanya dua, yaitu pengguna dan ukurannya.

"Kalau di Indonesia ada kelas-kelas untuk batik, misalnya oleh keluarga Keraton Yogya, Malaysia tidak punya. Batik bisa digunakan semua orang," tambah Faisol.

Sementara untuk ukuran, lanjut Faisol, lebar kain batik Indonesia selalu dibuat dengan ukuran 2 meter. Sementara punya Malaysia, selalu 4 meter.

Nah, kalau Anda ingin melihat langsung pembuatan batik Malaysia, cobalah datang ke wilayah Kelantan dan Trengganu. Di dua tempat ini, membuat batik sudah dilakukan lintas generasi.

"Di sana banyak wanita yang membuat batik. Biasanya dua sampai delapan hari untuk satu kain batik," kata Faisol.

Nah, kalau Anda penasaran dengan batik punya Malaysia, jangan lewatkan dua destinasi ini saat berkunjung ke Negeri Jiran.[Griyawisata.Com]

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: (0 rates)
Rating
KOMENTAR SERUU