Gunung Everest (Istimewa)

Jakarta, Seruu.com - Sebanyak tiga pendaki tewas dan dua dinyatakan hilang saat kembali dari puncak Gunung Everest.

Ketiga pendaki adalah Song Won Bin dari Korea Selatan, Eberhard Schaaf (61) dari Jerman dan perempuan asal Kanada, Shriya Shah (32).

Petugas pendakian Gunung Everest Gyanendra Shrestha mengatakan kondisi gunung sempat cerah dan menguntungkan pendaki pada Jumat malam tapi seketika berubah menjadi badai salju yang menyapu lereng pegunungan pada Sabtu.

"Kemungkinan jumlah pendaki tewas masih akan bertambah karena arus pendakian sedang ramai pada Sabtu pagi, mereka masih menuju ke puncak gunung dengan kondisi sangat berbahaya," kata dia saat dikutip BBC.

Menurut petugas trek Agensi Kathmandu Ang Tsering Sherpa, pendaki Korea Song Won Bin tewas saat mendekati puncak di ketinggian 8.848 meter. Sementara pendaki Jerman lainnya meninggal karena sakit di sisi selatan gunung.

Pendaki Inggris yang sebelumnya berhasil mencapai puncak, Matthew Dieumegard Thornton mengatakan kepada BBC kalau jumlah orang yang mendaki sangat teratur namun pendaki juga dituntut memiliki perilaku baik.

"Saat mencapai puncak, kita bertemu dengan berbagai perilaku pendaki, ada yang bersikap baik tapi ada juga yang individualis dan tidak memberikan kami waktu untuk turun terlebih dulu. Kondisi seperti ini yang membahayakan," kata dia.

Diketahui sebanyak 300 pendaki yang terbagi dari 33 tim memiliki lisensi pendakian Everest musim ini. Jumlah ini belum termasuk asisten pendaki dan pembawa barang.

Sebelum insiden ini, dua pemandu asal Nepal tewas bulan lalu.

Berdasarkan penelitian Jurnal kesehatan Inggris tahun 2006, rata-rata satu dari 10 pendaki tewas saat mencapai puncak Everest.

Kejadian terburuk terjadi pada 1996 dimana 15 pendaki tewas. Delapan diantaranya tewas dalam sehari.[ant]

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: (0 rates)
Rating
KOMENTAR SERUU