Soto bebek Gombong (Foto: Prayitno/Seruu.com)
Di Perancis atau di China dan di negera Eropa lainnya, bebek adalah hidangan istimewa yang harganya selangit - Edi Kurniawan

Kebumen, Seruu.com – Soto biasanya berbahan daging sapi atau ayam. Namun, soto yang satu ini terbilang unik, dan tentunya enak. Karena terasa aneh inilah, soto bebek Pak Kenthung yang berada di Gombong, Kebumen (Jateng), menjadi tempat tujuan kuliner banyak orang.

Cukup sulit untuk meramu daging bebek. Itu ungkapan yang pertama terlontar dari mulut Edi Kurniawan (38), pemilik kedai soto bebek “Pak Kenthung’s” di Jl Gereja No 99 Gombong ini. Pria berperawakan tambun, sehingga sering dipanggil Kenthung, mengakui jika daging bebek memiliki keunikan tersendiri dibanding daging unggas lainnya. Daging bebek memiliki aroma yang lebih amis, sehingga penangannya tentu lebih rumit dibandingkan daging ayam. Selain itu, tekstur dagingnya lebih liat dan basah, tetapi rasanya lebih gurih.

“Di Perancis atau di China dan di negera Eropa lainnya, bebek adalah hidangan istimewa yang harganya selangit,” ujar pria yang memang pernah melanglang buana ke berbagai negara saat menjadi chief di sebuah kapal pesiar ternama selama bertahun-tahun.

Berbekal pengalamannya itulah, daging bebek yang dikenal alot dan amis mampu ia sajikan dalam hidangan lezat soto bebek. Aroma rempah-rempah yang menjadi bumbu utama menjadikan soto bebek tersebut menggoda selera.

Asyiknya lagi, Edi memadukan soto khas Sokaraja dan soto asli Gombong dalam tiap porsi yang ia sajikan. Sebagai penanda ciri khas soto Gombong, soto bebek Pak Kenthung dilengkapi dengan perkedel yang terbuat dari singkong. Sementara kekhasan soto Sokaraja terwakili dari kaldunya yang buket, lezat dengan tambahan bumbu kacang yang gurih.

Dalam menghidangkannya, soto bebek disajikan dengan lontong atau nasi sesuai pesanan. Nasi atau lontong pun bisa dipisah di mangkok tersendiri. Seporsi soto bebek dimasukkan dalam sebuah mangkuk. Di sana sudah ada kerupuk dan ceker bebek dalam satu paket. Sebagai penambah selera, disertakan irisan jeruk nipis dalam tempat kecil terpisah

Setelah disantap, hmmmmm... rasanya sangat nikmat. Dagingnya sungguh empuk dan sama sekali tidak ada rasa amis. Bumbu rempahnya terasa segar menyeruak di dinding mulut. Sementara untuk penghilang haus, tersedia aneka minuman. Mulai es campur, es jeruk, lemon tea hingga es teh.

Hebatnya, harga satu porsi soto bebek terbilang sangat murah. Yakni hanya Rp 5.000/porsi. Tak heran jika hanya dalam waktu singkat, kedai soto bebek Pak Kenthung sudah ramai dikunjungi pelanggan. Ini bisa dilihat dari deretan motor dan mobil yang parkir di depan warung yang berada sekitar 200 meter selatan RS Palang Biru Gombong itu.  “Kami sangat bersyukur karena respon masyarakat sangat bagus,” kata dia rendah hati.

Selain soto bebek, kedai soto Pak Kenthung’s juga menyedian soto ceker dan rica-rica bebek special. Sama seperti soto bebek, daging rica-rica dijamin sangat empuk dengan balutan kuah kental. Meski pun dagingnya melekat pada tulang-tulang tertentu, tetapi semuanya mudah copot sehingga sangat nyaman saat mengonsumsinya.

“Harganya pun tetap murah. Cukup Rp 7500 saja untuk satu porsi rica-rica special ala pak Kenthung,” kata Edi. [py]

KOMENTAR SERUU