Malioboro (Istimewa)
"Saat libur panjang kawasan Malioboro biasa dipadati wisatawan baik yang menggunakan mobil pribadi maupun bus pariwisata,"

Yogyakarta, Seruu.com - Libur panjang mulai 17 hingga 20 Mei menyebabkan banyak wisatawan dari berbagai kota berkunjung ke kawasan Malioboro yang merupakan salah satu ikon pariwisata Yogyakarta.

Wisatawan tampak memadati mal, toko, dan emperan pertokoan yang dijadikan tempat berjualan pedagang kaki lima.  Mereka berbelanja oleh-oleh berupa makanan dan cendera mata khas Yogyakarta

Ramainya wisatawan di Malioboro menyebabkan arus lalu lintas di Jalan Malioboro tampak padat merayap, karena banyak kendaraan bermotor wisatawan.

Kepadatan arus lalu lintas di sepanjang Jalan Malioboro itu didominasi oleh mobil dengan pelat nomor luar Kota Yogyakarta di antaranya dari Jakarta, Bandung, Solo, Semarang, Magelang, Purwokerto, Surabaya, dan Malang.

Kepadatan kendaraan juga terjadi di beberapa ruas jalan akses masuk dan keluar Malioboro, di antaranya Jalan Mangkubumi, Jalan Mataram, Jalan Panembahan Senopati.

Kawasan parkir di sekitar Malioboro juga tampak dipadati bus pariwisata seperti di Abubakar Ali, Panembahan Senopati, Alun-alun Utara, dan Ngabean.

"Saat libur panjang kawasan Malioboro biasa dipadati wisatawan baik yang menggunakan mobil pribadi maupun bus pariwisata," kata Kepala Satlantas Polresta Yogyakarta Kompol Bambang S wibowo.

Kondisi itu, menurut dia, menyebabkan arus lalu lintas di kawasan tersebut menjadi padat merayap. Oleh karena itu, diperlukan strategi pengaturan dan pengalihan untuk mengurai kepadatan tersebut.

"Kami juga mengimbau warga yang tidak memiliki kepentingan di kawasan Malioboro agar tidak melintas di kawasan tersebut," katanya.[ant]

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: (0 rates)
Rating
KOMENTAR SERUU