Ilustrasi (Istimewa)
"Kami memiliki potensi peternakan yang cukup menjanjikan serta kekayaan pariwisata yang belum diolah secara maksimal dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah ini,"

Kupang, Seruu.com - Kabupaten Kupang Nusa Tenggara Timur mengandalkan sektor peternakan dan pariwisata dalam mendukung program Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) di wilayah perbatasan dengan negara Timor Leste.

"Kami memiliki potensi peternakan yang cukup menjanjikan serta kekayaan pariwisata yang belum diolah secara maksimal dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah ini," kata Bupati Kupang Ayub Titu Eki ketika dihubungi di Kupang, Selasa (15/5/2012).

Selain kedua potensi andalan tersebut, kata dia, Kabupaten Kupang juga memiliki potensi perikanan dan kelautan untuk penyebaran dan budidaya "emas hijau" rumput laut serta tambak garam.

Dia menyebut potensi pariwisata yang dijadikan sektor andalam untuk pengembangan ekonomi kawasan perbatasan itu seperti di Kecamatan Amarasi memiliki pesona Danau Nefokou, namun belum digarap untuk menopang pendapatan daerah.

Bupati Titu Eki mengatakan, untuk kepentingan pengembangan, pihaknya telah membawa 32 orang staf dari kementerian terkait untuk melihat dari dekat potensi ekonomi yang dimiliki Kabupaten Kupang.

Pada Kamis (10/5) telah digelar sebuah Rapat Koordinasi Percepatan Pembangunan Perbatasan Daerah Perbatasan (P2DP) se-Indonesia oleh Kementerian PDT di Kupang.

Bupati Kupang mengakui pemerintahannya sangat membutuhkan fasilitas perumahan bagi keluarga tidak mampu yang menetap di wilayah tapal batas.

"Sebagai serambi depan negeri ini, rumah layak huni bagi warga setempat memang sangat dibutuhkan, agar masyarakat di tapal batas dengan Timor Leste bisa hidup lebih nyaman," katanya.

Selain fasilitas perumahan yang layak huni, juga dibutuhkan fasilitas penerangan seperti listrik agar serambi depan nusantara tidak lagi gelap gulita.

"Dengan adanya fasilitas listrik bagi masyarakat di perbatasan, pasti dengan sendirinya akan membawa efek pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat setempat. Dengan adanya listrik, masyarakat bisa mengolah apa saja yang bernilai ekonomi," ujarnya.[ant]

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: (1 rates)
Rating
KOMENTAR SERUU