Water Blow (Foto: Debby /Seruu.com)

Seruu.com - Pulau Bali memang selalu saja menyimpan sesuatu yang unik untuk dikunjungi. Salah satunya di sudut Nusa Dua di ujung Selatan pulau dewata ini atau sekitar 40 kilometer dari kota Denpasar. ‘Daerah kantong’ di wilayah yang terkenal dengan deretan hotel-hotel berbintang 5 ini ternyata meyimpan suatu keindahan alam tersendiri yang dikenal dengan sebutan ‘Water Blow’.

Begitu tiba di ‘pintu gerbang’ sebelum memasuki wilayah Nusa Dua, Anda bisa bertanya pada petugas jaga ke mana arah menuju wisata air ‘Water Blow’ yang tepatnya terletak di kawasan suci pulau Peninsula Nusa Dua ini. Jalan setapak menuju lokasi sudah bisa diakses dengan mudah sejak dibangun oleh pihak BTDC (Bali Tourism Development Corporation), sekaligus pagar pembatas agar para pengunjung lebih aman menikmati deburan ombak di pantai berkarang ini.

Seperti apa sih sebenarnya ‘Water Blow’ itu? Namanya memang memiliki arti yang sama dengan situasi yang sebenarnya yaitu ‘pukulan’ air. Sebuah jalan setapak akan membawa Anda menuju bebatuan karang yang tajam. Anda pun bisa menyusuri pagar pembatas dari kayu di atas bebatuan karang ini menuju ke ujung ‘dermaga’ untuk menikmati semburan ombak.

Dari  kejauhan, ombak mengalun dengan kencang dan akhirnya menghantam dinding karang dan meninggalkan percikan air yang sangat indah. Ketinggian ombak yang menghantam dan memercik ini bisa mencapai 30 meter lebih, tergantung pada cuaca dan angin pada saat itu. Ombak tertinggi yang tercatat adalah yang terjadi pada musim kemarau selama bulan Juni dan Juli.

Ingin menikmati guyuran ombak yang memercik tinggi di atas kita? Cobalah berdiri di ujung ‘dermaga’ sambil menanti datangnya ombak. Bawalah baju ganti karena Anda pasti akan basah kuyup nantinya. Jangan lupa memakai tabir surya atau sunblock, terutama di siang hari, agar kulit tubuh tidak terbakar sinar matahari. Lindungi kamera Anda segera setelah Anda berhasil memotret ‘Water Blow’ ini karena kamera bisa rusak terkena air laut.

‘Water Blow’ merupakan lokasi yang cantik untuk foto-foto pre-wedding atau hanya menghabiskan waktu bersama keluarga tercinta sambil menikmati percikan air, suara debur ombak yang menenangkan dan indahnya matahari yang terbenam di kejauhan. [Debby LS]

KOMENTAR SERUU