Danau Tolire di Ternate (Istimewa)

Ternate, Seruu.com - Duta Besar Australia untuk Indonesia Gregory Moriaty berjanji membantu mempromosikan potensi sumber daya alam di Maluku Utara (Malut) kepada para investor di negaranya.

"Maluku Utara memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah. Saya akan membantu mempromosikannya kepada para investor di Australia," katanya saat menghadiri pembukaan Festival Legu Gam di Ternate, Minggu (1/4/2012).

Menurut Moriaty, saat ini ada satu investor Australia yang menanamkan modal di Malut yakni PT. Nusa Halmahera Minerals (NHM) yang bergerak di bidang pertambangan emas di Kabupaten Halmahera Utara (Halut).

Ia akan mengunjungi perusahaan tersebut untuk melihat dari dekat perkembangannya sekaligus mendapatkan masukan yang mungkin dibutuhkan para investor dari Australia yang akan menanamkan modal di daerah ini.

Pemerintah Australia dan Pemerintah Indonesia, kata Dubes Moriaty, selama ini memiliki hubungan yang sangat erat dalam berbagai bidang, dan kemitraan itu akan diwujudkan pula di Malut, di antaranya dalam bidang pertukaran pelajar dan kebudayaan.

"Akan diupayakan pula ada kerja sama semacam kota kembar antara Kota Ternate dengan salah satu kota di Australia untuk lebih mempererat hubungan antara Australia dengan Daerah Malut," kata Dubes yang mengaku baru pertama kali berkunjung ke Malut itu.

Sementara itu, Sultan Ternate Mudhaffar Sjah mengatakan, kehadiran Dubes Australia pada pembukaan Festival Legu Gam memiliki dampak yang sangat besar, khususnya dalam mempromosikan potensi kebudayaan Malut.

Menurut sultan, Malut dengan Australia telah memiliki hubungan historis sejak dulu yakni ketika Australia bersama negara-negara sekutu menjadikan Morotai sebagai pangkalan sekutu melawan Jepang.

"Hubungan historis itu akan kita pererat melalui kerjasama diberbagai bidang, seperti di bidang kebudayaan dan pendidikan. Saya sudah sampaikan hal itu kepada Dubes Australia dan mendapat tanggapan positif," katanya. [ant]

KOMENTAR SERUU