Foto Ilustrasi

Denpasar, Seruu.com - Paket Hari Raya Nyepi di Hotel Sanur Beach diminati para wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, yang berlibur di Bali bertepatan dengan hari suci umat Hindu itu.

"Sekitar 86 persen kamar di hotel kami sudah terisi," kata Laurensius Wisnu Aditya selaku Front Office Manager Hotel Sanur Beach di Denpasar, Jumat (23/3/2012).

Selain wisatawan mancanegara yang kebanyakan berasal dari negara-negara di Eropa, hotel itu juga disewa oleh wisatawan domestik yang tidak sempat meninggalkan Bali karena penutupan pelabuhan penyeberangan dan bandar udara selama 24 jam pada saat Nyepi.

"Hingga pukul 03.00 Wita masih banyak tamu membuka kamar. Selama Nyepi ini kami buka hingga pukul 03.30 Wita. Setelah itu kami tidak bisa melayani `booking` sampai Sabtu (24/3) siang," katanya.

Paket Nyepi selama tiga hari dua malam di hotel milik PT Aerowisata Hotels, salah satu anak perusahaan PT Garuda Indonesia, ditawarkan dengan harga mulai Rp2.178.000 sama dengan harga yang ditawarkan pada saat momen spesial lainnya, seperti Natal dan Tahun Baru.

"Kebetulan Nyepi tahun ini bersamaan dengan weekend, jadi tingkat okupansinya lebih tinggi dibandingkan Nyepi tahun lalu," kata Wisnu.

Selama Nyepi, tamu di hotel itu mendapat suguhan atraksi ogoh-ogoh yang dibawakan oleh anak muda Desa Adat Intaran Sanur, Kamis (22/3) malam.

Namun untuk menghormati umat Hindu yang menjalani ritual Catur Berata, pihak hotel menutup areal Pantai Sanur yang biasa digunakan oleh para wisatawan untuk berjemur dan mandi, lapagan tenis, dan lapangan bulutangkis.

"Kalau renang di `pool` (kolam renang), tetap kami izinkan karena orang menginap di hotel pada saat Nyepi memang menginginkan suasana berbeda dibandingkan di rumah," katanya.

Sementara itu, Manager SDM Hotel Sanur Beach Anak Agung Arinata Putra menambahkan bahwa selama Nyepi pihaknya memberikan kesempatan kepada pekerja hotel untuk menjalankan ritual Catur Berata.

"Bagi yang bertugas pada saat Nyepi pun tetap kami beri kesempatan menjalankan ritual penyepian," kata Arinata yang juga Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Desa Sanur Kauh.

Dari 428 karyawan, sekitar 70 persen di antaranya beragama Hindu. Dari jumlah itu, 200 karyawan Hotel Sanur Beach bertugas pada saat Nyepi. Mereka diberi kesempatan untuk menjalani ritual dan tidak diperkenankan keluar-masuk hotel hingga Sabtu (24/3) siang.

Bagi karyawan dan tamu hotel yang beragama Islam juga diberi kesempatan melaksanakan shalat Jumat di musala yang ada di areal hotel tersebut. [ant]
 

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: (0 rates)
Rating
KOMENTAR SERUU