Gunung Kelud (Istimewa)
"Kami tetap tidak terima dengan hasil pertemuan. Kami tetap minta gubernur mencabut surat keputusan yang menyatakan bahwa Gunung Kelud bukan milik Blitar. Masuk...serbu.....,"

Surabaya Seruu.com - Unjuk rasa oleh ribuan warga Blitar di depan Kantor Gubernur Jawa Timur, untuk menuntut pengembalian status kepemilikan Gunud Kelud, Senin (19/3/2012), berlangsung ricuh.

Massa berusaha memasuki Kantor Gubernur secara paksa, namun berhasil dihadang oleh aparat kepolisian yang telah bersiaga. Massa tampak melempar telur busuk dan botol air mineral ke arah Kantor Gubernur.

"Kami tetap tidak terima dengan hasil pertemuan. Kami tetap minta gubernur mencabut surat keputusan yang menyatakan bahwa Gunung Kelud bukan milik Blitar. Masuk...serbu.....," teriak koordinator lapangan Dani Panjalu dan diikuti penyerbuan massa ke halaman Kantor Gubernur.

Namun, ketegangan antara petugas dan massa hanya berlangsung sebentar. Polisi berhasil menghalau keluar dan menenangkan massa.

Unjuk rasa warga Blitar ini diisi dengan orasi diatas truk bak terbuka dan membentangkan poster berisi kecaman terhadap keputusan Gubernur Jatim Soekarwo soal Gunung Kelud. Massa juga membawa kepala sapi dilengkapi dengan sesajian yang melambangkan ketidakpuasan terhadap keputusan tersebut.

Unjuk rasa yang dilakukan ribuan warga Blitar menindaklanjuti terbitnya Surat Keputusan Gubernur Jatim Nomor 188/113/KPTS/013/2012 tentang Kepemilikan Gunung Kelud yang diputuskan menjadi milik Kabupaten Kediri.

Aksi tersebut dijaga oleh sekitar 1.250 personel aparat kepolisian dari Polrestabes Surabaya dari segala satuan, baik terbuka maupun tertutup. Serta mendapat bantuan dari Satuan Brimob Polda Jatim.[ant]

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: (0 rates)
Rating
KOMENTAR SERUU