Jakarta, Seruu,Com - Dubes Mesir di Jakarta, Ahmed El Kewaisny, mengatakan negaranya sudah kondusif bagi wisatawan, termasuk dari Indonesia setelah kemelut politik awal tahun lalu.

Ahmed ketika menyaksikan di peresmian kerja sama Misr Asia Travel dengan Egyptair di Jakarta, Selasa (6/3), mengatakan Indonesia merupakan negara penting bagi Mesir.

"Kami memiliki hubungan yang kuat yang tidak dimiliki negara lain," kata Ahmed yang sudah empat tahun tugas di Jakarta.

Hubungan masyarakat Indonesia dengan mesir sudah terjalin seratusan tahun lalu ketika pelajar muda Indonesia menuntut ilmu ke perguruan tinggi di Mesir.

Hubungan itu terus terjalin dan meluas hingga ke perdagangan dan pariwisata. Dia yakin apa yang terjadi di Mesir saat ini tidak akan mengubah kualitas hubungan Indonesia dan Mesir.

Sementaran Direktur Perwakilan Egyptair di Jakarta, Malik Aliun mengatakan bahwa jumlah wisatawan Indonesia ke Mesir atau sebaliknya akan terus meningkat.

Tahun lalu sekitar 8000 wisatawan yang berkunjung ke Mesir dengan menggunakan Egyptair. Tahun ini dia menargetkan 10.000 dari Indonesia akan berkunjung ke Mesir.

"Jika kami berhasil meyakinkan Egyptair di Mesir untuk membuka penerbangan langsung ke Jakarta maka kami optimis bisa mendapai angka 100.000 kunjungan wisatawann" kata Malik.

Sebenarnya, penerbangan langsung itu sudah akan dibuka tetapi kemelut politik di awal tahun 2011 membuat Egyptair berfikir ulang untuk membuka penerbangan langsung ke Indonesia.

Saat ini penerbangan ke Kairo, Mesir dilakukan melalui Malaysia dan Bangkok.

Senada dengan Ahmed, Malik juga optimis hubungan kedua negara, baik pemerintah maupun masyarakat akan tetap erat.

"Kami mempunyai jalinan hubungan yang unik dan berbeda dengan negara lain. Keunikan itu akan mempererat hubungan kedua negara dalam kondisi apapun," kata Malik yang juga Ketua Alumni Pelajar Indonesia-Mesir.

Dia yakin setelah pemerintah baru terbentuk dan Presiden baru terpilih, maka hubungan kedua akan berkembang lebih baik.

Seiring dengan itu, Malik akan melobi Egyptair untuk mewujudkan rencananya membuka penerbangan langsung Kairo-Mesir.

Optimisme Malik, itu disandarkan pada biaya penerbangan yang murah dari Jakarta-Mesir saat ini, yakni 1.040 dolar SD untuk paket Cairo-Umroh. Angka itu jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan paket umroh plus lainnya. [ant]

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: (0 rates)
Rating
KOMENTAR SERUU