PNPM Mandiri (Istimewa)

Jakarta Seruu.com - Menteri Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono mengatakan pemerintah serius mengembangkan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri di bidang pariwisata agar lebih banyak lagi desa wisata di Indonesia.

"PNPM Pariwisata akan terus dikembangkan," kata Agung Laksono di Jakarta, Rabu (29/2/2012).

Menurut Agung, hal tersebut bisa menggerakkan ekonomi warga setempat dan berujung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Agung menyatakan hal tersebut terkait dengan rencana Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) untuk ikut mengembangkan PNPM bidang pariwisata.

"Saya gembira dengan dukungan HIMPI, saya harap akan ada jaminan pemasaran terhadap produk masyarakat di desa-desa wisata," katanya.

Menurut Agung, dirinya sering menemui banyak produk masyarakat yang bernilai tinggi namun kurang baik dalam segi kemasan dan pemasaran.

"Untuk itu dukungan para pengusaha muda sangat diperlukan untuk ikut mengembangkan PNPM pariwisata," katanya.

Sementara itu, Ketua bidang Pariwisata, Perkebunan dan Agrobisnis HIPMI Desi Arianti mengatakan pihaknya akan mendukung program PNPM bidang pariwisata.

"Kita bisa membina masyarakat setempat hingga menyerap produk di desa wisata," katanya.

Dia juga menambahkan, untuk mendukung program tersebut HIMPI telah berkoordinasi dengan pemerintah salah satunya dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu.

Sementara itu, dia menambahkan, masyarakat lokal atau pengusaha lokal harus terlibat aktif dalam pengembangan pariwisata yang diharapkan memberikan peluang dan akses kepada masyarakat lokal untuk mengembangkan usaha pendukung pariwisata.

Menanggapi hal tersebut, Mari Elka Pangestu mengatakan pihaknya membuka ruang untuk anggota HIMPI di seluruh Indonesia agar dapat mendukung program PNPM bidang pariwisata.

"PNPM pariwisata adalah program pemerintah yang berbasis komunitas dan wujudnya produk kerajinan yang bisa diserap anggota HIMPI yang bergerak di bidang pariwisata," katanya.[ant]

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: (0 rates)
Rating
KOMENTAR SERUU