Bebek Bakar Madu hanya ada di rumah makan Dapur Bambu yang terletak di jalan raya Burneh, Kecamatan Burneh, Bangkalan, Madura (Miftahol/Seruu.com)

Bangkalan, Seruu.com - Bagi anda yang senang berwisata kuliner dan incip-incip makanan pasti penasaran dengan menu makanan yang satu ini "Bebek Bakar Madu" menu ini hanya ada di rumah makan Dapur Bambu yang terletak di jalan raya Burneh, Kecamatan Burneh, Bangkalan, Madura.

Sejak beroperasinya jembatan Suramadu dua tahun yang lalu, beberapa pengusaha rumah makan membanjiri kawasan kecamatan Burneh, Bangkalan, yang merupakan akses keluar masuknya jembatan tol Suramadu, persaingan antar rumah makan mungkin suatu hal biasa.

Namun, untuk terus dapat bersaing dengan sehat para pengusaha rumah makan harus pintar-pintar menyedian menu spesial, seperti yang dilakukan pengelola rumah makan Dapur Bambu, terus brinovasi dengan cita rasa baru untuk dapat memikat para konsumennya dengan menyediakan menu masakan "Bebek Bakar Madu".

"Bebek Bakar Madu ini bener-bener nikmat dan mantap, karena rasanya beda jauh dengan masakan bebek biasanya rasa madunya pas di lidah yang membuat saya dan keluarga saya ke tagihan," ungkap Sofia, penikmat Bebek Bakar Madu, saat ditemui Seruu.com bersama keluarganya di rumah makan Dapur Bambu, Minggu (26/2/2012).

Sementara itu, Gita pengelola rumah makan Dapur Bambu kepada Seruu! mengatakan, menu Bebek Bakar Madu tersebut merupakan masakan inovasi baru yang di tawarkan pada penikmat kuliner yang akan mengunjungi rumah makan Dapur Bamu. Sebab, masakan bebek tersebut belum ada di rumah makan yang lain.

"Jadi kita coba dengan menu baru itu, ternyata para pengunjung rumakan saya ini banyak yang ketagihan," ujarnya.

Gita menjelaskan, proses untuk menyajikan menu masakan bebek bakar madu tersebut, dengan menggunakan bebek muda utuh tanpa di potong-potong lalu di racik dengan beberapa bumbu-bumbu seperti, bawang merah, bawang putih, kemiri, lombok besar, merica, ketumbar, laos, jahe, daun jeruk, seri dan garam secukupnya serta madu.

"Untuk prosesnya bumbu-bumbu itu setalah di giling lalu di rebuskan sama bebek utuh selama 20 menit biar meresap dan rasanya empuk," ujarnya.

Setelah melalui proses rebus lanjut Gita, dilanjutkan proses pembakaran, nah di situlah Madu asli diolesi pada bebek utuh tersebut hingga meresap ke dalam daging bebek dengan di campuri sedit mentega.

"Satu Bebek Bakar Madu itu bisa di santap bersama empat orang lebih dengan harga cuma 58.000 rupiah dijamin lidahnya tergoda," kata Gita. [mif]

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: (1 rates)
Rating
KOMENTAR SERUU