Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Mari Elka Pangestu, ketika berada diacara Pekan Pesona Flores ";Maumere In Love"; di Maumere pada Sabtu 18 Februari lalu (Budpar.go.id)

Seruu.com - Maumere merupakan daerah yang kaya akan nilai sejarah dan tempat wisata yang dapat dikembangkan menjadi daya tarik pariwisata. Selain itu, kekayaan alam dan  kerajinan rumah tangga masyarakat Maumere juga dapat dikembangkan untuk sektor ekonomi kreatif. Dengan demikian masyarakat dapat merasakan langsung manfaat dari kekayaan alam di daerahnya.

 Demikian diungkapkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Mari Elka Pangestu, pada pembukaan acara Pekan Pesona Flores ";Maumere In Love"; di Maumere pada Sabtu  18 Februari lalu.

Mari menambahkan bahwa pariwisata di Maumere dapat dikembangkan menjadi wisata alam, tidak hanya wisata rohani atau ziarah seperti yang saat ini banyak dilakukan wisatawan.

Acara “Maumere In Love” ini dimeriahkan dengan parade budaya, misa akbar untuk perdamaian, expo produk unggulan flores, festival ikan bakar, dan pesta rakyat, panggung pertunjukan etnik flores, workshop fotografi bersama komunitas jurnalis foto nasional, lomba mewarnai motif tenun.

Selain membuka ";Maumere In Love";, Mari yang didampingi Dirjen Pengembangan Destinasi Pariwisata Kemenparekraf, Firmansyah Rahim serta  unsur MUSPIDA Kabupaten Sikka juga mengunjungi Museum ";Bikon - Blewut"; di Maumere yang merupakan museum budaya dan misi Katolik di Maumere dan  melihat koleksi utama museum tersebut yaitu Fosil Fauna, Flora Gua Flores serta fosil-fosil manusia purba dan Fosil Gajah Jenis Stegodon Trigonocephalus yang berusia kira-kira 300.000 tahun.

Setelah mengunjungi museum ";Bikon-Blewut";, rombongan melakukan kunjungan ke tempat wisata religi Wisung Fatima Lela yang bertempat di Desa Lela, Kabupaten Sikka.

Mari bersama rombongan  juga melakukan kunjungan ke Desa Sikka, Kabupaten Sikka yang merupakan desa Penerima PNPM Mandiri Pariwisata. Sejauh ini, PNPM Mandiri Sikka sudah mengalami peningkatan. Kedepan diharapkan bisa dibangun gedung untuk display barang atau sejenis showroom. ";Hal ini dapat meningkatkan daya tarik dan nilai barang di mata wisatawan. Dengan demikian harga barang tersebut akan ikut meningkat,"; lanjut Mari. [Puskompublik]
 

KOMENTAR SERUU