Ambon, Seruu.Com - Kedutaan Besar Jepang berniat membantu pemerintah daerah Maluku untuk mempromosikan berbagai potensi objek wisata yang ada di daerah itu guna menarik minat wisatawan asal negeri Sakura itu.

"Banyak potensi wisata alam, sejarah dan budaya Maluku yang sangat memukau dan tidak kalah dengan daerah lain seperti Raja Ampat di Papua," kata Duta Besar Jepang untuk Indonesia Yoshinori Katori di Ambon, Kamis.

Promosi objek wisata Maluku akan dibuat di kantor Kedubes, kemudian disebarkan ke berbagai kota di Jepang.

Menurut dubes, orang Jepang paling senang menikmati objek wisata alam seperti tempat pemandian air panas yang ada di Negeri Tulehu, Kecamatan Salahutu (Pulau Ambon) Kabupaten Maluku Tengah.

"Saya bersama rombongan juga sudah berencana mengjungi tempat pemandian air panas alami di Tulehu Jumat besok (3/2) sekaligus melihat objek wisata pantai lainnya seperti di Natsepa dan pantai Liang," katanya.

Selain itu, salah seorang staf Kedubes yang ikut dalam rombongan dubes tersebut telah merencanakan kembali ke Ambon bersama keluarganya dalam waktu dekat untuk menikmati keindahan alam bawah laut daerah setempat.

Dubes Yoshinori mengatakan minimnya wisatawan asal Jepang masuk ke Maluku karena letak negaranya yang cukup jauh, dan informasi objek-objek wisata di Jepang sangat terbatas, sehingga Kedutaan berniat mempromosikan potensi wisata Maluku ke negaranya, apalagi untuk lokasi wisata yang sudah dilengkapi hotel dan penginapan, sarana komunikasi serta transportasi yang lancar dan memadai.

Apalagi kondisi ini didukung dengan aneka ragam kebudayaan masyarakat yang khas seperti aneka tarian daerah, pukul sapu Mamala yang berlangsung setiap tanggal 7 Syawal atau tujuh hari setelah perayaan hari Lebaran hingga ritual adat cakalele (Hahe) di Negeri Pelauw, Kecamatan Haruku, Kabupaten Maluku Tengah.

"Saya baru pertama kali berkunjung ke Maluku dan sangat terkesan dengan keramahan masyarakat Ambon yang pluralis, kemudian kondisi kotanya yang berhadapa dengan laut ternyata sangat bersih," katanya. [ant]

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: (0 rates)
Rating
KOMENTAR SERUU