SeruuMart - Digital Marketplaces
Minggu, 4 Desember 2016

Magelang, Seruu.com - Raja Swedia Carl XVI Gustav mengunjungi Candi Borobudur di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Rabu (1/2/2012). Gustav didampingi Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo dan Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng tiba di pelataran Candi Borobudur sekitar pukul 12.45 WIB.

Seperti pengunjung Borobudur yang lain, sebelum naik ke Candi Borobudur, Raja Swedia diminta mengenakan kain batik oleh petugas. Dalam kunjungan kenegaraan tersebut insan pers dilarang ikut naik ke candi. Gustav yang juga menjabat sebagai Ketua Yayasan Kepanduan se-dunia tersebut disambut rombongan Pramuka.

Sebelum naik ke candi, Gustav mengelilingi setengah lingkaran candi kemudian naik dari pintu sebelah timur Candi Borobudur.  Kunjungan yang berlangsung sekitar 1,5 jam tersebut, Gustav naik hingga lantai 10 Candi Borobudur.

Pemandu dari Balai Konservasi Peninggalan Borobudur yang mendampingi Raja Swedia, Mura, mengatakan, Gustav mengagumi bangunan dan relief candi.  Mura menuturkan, Raja Swedia menanyakan bagaimana proses pembangunan candi peninggalan dinasti Syailendra tersebut.

"Raja Swedia juga menanyakan efek letusan Gunung Merapi 2010 termasuk letusan tahun 1006 di mana peradaban di Jawa benar-benar tertutup oleh abu Merapi.

Waktu mau menaiki lorong, katanya, Gustav tidak ingin diikuti wartawan karena dia ingin menikmati, dalam arti lebih menghormati. "Beliau membaca atau menikmati relief berarti juga menghormati Candi Borobudur sebagai warisan dunia.

Setelah melalui lorong, Raja Swedia naik hingga lantai atas di Arupadatu dan berkeliling. Dia juga menanyakan fungsi stupa.

Gubernur Jawa Tengah, Bibit Waluyo mengatakan, dengan kedatangan Raja Swedia ini dapat semakin meningkatkan kunjungan wisatawan, khususnya wisatawan mancanegara berkunjung ke Borobudur.
[ndis]

KOMENTAR SERUU