Seruu.Com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Stasiun Serang, Banten, melarang wisatawan berenang di laut Pantai Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten, selama dua hari ke depan, karena tinggi gelombang 1,8 meter.

"Kami mengimbau wisatawan pengunjung Pantai Labuan tidak berenang di laut, karena khawatir tersapu gelombang tinggi dan tiupan angin kencang," kata Koordinator Unit Analis Cuaca BMKG Stasiun Serang Halim Perdanakusumah, Minggu (22/1).

Ia menyebutkan prakiraan tinggi gelombang pesisir perairan Labuan berkisar 0,7 meter sampai 1,8 meter dengan rata-rata kecepatan angin 24 kilometer per jam. Tiupan angin bergerak dari timur laut dengan kisaran tiga sampai 12 knot.

Gelombang bergerak dari arah barat dengan jarak pandang empat sampai delapan kilometer. Suhu pada siang hari berkisar antara 24 derajat sampai 30 derajat Celcius, sedangkan tingkat kelembaban udara berkisar 60 persen sampai 95 persen.

Selama ini, kata dia, cuaca pesisir perairan Labuan meliputi Pantai Carita, Panimbang, Sumur, Tanjung Lesung dan Ujungkulon tak bersahabat. Karena itu, wisatawan diminta waspada karena peluang gelombang antara 2,0 sampai 2,5 meter.

Selain itu juga peluang angin bisa mencapai 30 kilometer per jam atau 15 knot. "Kami minta pengunjung wisata akhir pekan selama beberapa hari ke depan harus waspada gelombang tinggi," ujarnya.

Sementara itu, tinggi gelombang pesisir perairan Banten atau Selat Sunda bagian Utara berkisar 0,6 meter sampai 1,3 meter. Selama ini, kata dia, cuaca perairan Banten Utara meliputi Pantai Anyer, Merak, Pulorida, Ciwandan dan Suralaya relatif normal.

Tiupan angin berkisar tiga sampai 10 knot dan bergerak arah barat. "Saat ini cuaca pesisir perairan Banten Utara dinyatakan aman bagi pengunjung maupun nelayan," katanya. [ant]

KOMENTAR SERUU