ilustrasi tari Bali

Denpasar, seruu.com - Australia menempati urutan teratas dari sepuluh negara yang memasok wisman terbanyak ke Pulau Bali, selama periode Januari-November 2011. Menurut Kepala BPS Provinsi Bali, I Gede Suarsa, Wisman asal Australia mencapai 717.926 orang atau meningkat 23,86 persen dibanding periode yang sama tahun 2010 dengan jumlah 579.624 orang.

"Peningkatan tersebut berkat membaiknya ekonomi Australia, kondisi Bali yang kondusif dan lancarnya transportasi udara di anatara kedua negara," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, I Gede Suarsa, seperti di kuti Antara, kemarin (2/1). 

Turis Australia yang berlibur ke Bali sebagian besar melalui Bandara Ngurah Rai langsung dari negaranya dan hanya 15.677 orang yang datang melalui pelabuhan laut dengan menumpang kapal pesiar.

Sedangkan selama 2010 masyarakat negeri Kangguru itu berlibur ke Bali sebanyak 641.588 orang, meningkat 43,67 persen dibanding tahun sebelumnya yang tercatat 446.570 orang.

Sebagian turis Australia yang berkunjung ke Bali, menganggap pulau ini sebagai "rumah kedua". Kondisi itu menjadikan negeri Kangguru mampu memberikan kontribusi sebesar 27,90 persen dari total wisman berkunjung ke Bali sebanyak 2,57 juta orang selama sebelas bulan periode Januari-November 2011. Kondisi tersebut mengalami peningkatan 9,55 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya tercatat 2,34 juta orang.

Dari sepuluh negara terbanyak memasok turis ke Bali, delapan negara di antaranya mengalami peningkatan yang cukup signifikan.  Delapan negara yang masyarakatnya semakin banyak berlibur ke Bali selain Australia juga China naik 16,80 persen dari 185.819 orang menjadi 217.028 orang dan Malaysia naik 11,71 persen dari 135.811 orang menjadi 151.716 orang.

Selain itu wisatawan Taiwan meningkat 4,57 persen dari 116.486 orang menjadi 121.804 orang, Korea Selatan 0,79 persen dari 115.593 orang menjadi 116.504 orang, Perancis 6,91 persen dari 98.018 orang menjadi 104.945 orang, Singapura 17,97 pesen dari 80.733 orang menjadi 95.243 orang dan Inggris 6,10 dari 88.018 orang menjadi 93.915 orang. [ndis]

KOMENTAR SERUU